Minggu, 26 September 2010

Business Growth to Predict Developing Countries Economy

    From the author previous work, in the book of " Menuju Indonesia Pemain Ekonomi Utama Dunia " or
" toward Indonesia as the Main Player of World Economy " (Sutrisno, 2008), it was reflected that components of bussiness growth could be distinguished  into two element namely " the supply-chain technology establishing  the supply-chain itself  and "technology management", TM. The whole business cycle, SCT and TM would generate "the supply-chain economy", SCE namely the economy of the supply-chain itself.

BUSINESS GROWTH TO PREDICT DEV COUNTRIES ECONOMY APIEMS 2010.doc

Jogja.Inc : Gotong Royong Membangun Jogja

    Jogja. Inc salah satu artinya bagi visitor adalah kumpulan fakta yang meyakinkan mereka bahwa jogja siap menyambut mereka dengan kualitas pelayanan prima, yang membuat mereka betah dan " feel home " tinggal di Jogja karena iklimnya serba teratur ramah , kebutuhan mereka untuk transaksi bisnis tersedia. Untuk menanamkan modal , relokasi pabrik, Board of Jogja siap melayani dan memantu tuntas keerluan mereka.
    Dalam penataan ruang yang sangat sistematik, sehingga mereka yang berbisnis di Jogja bisa memanfaatkan fasilitas , insentif dan kemudahan sehingga berbisnis di Jogja terasa nyaman tiada tara. Tidak kalah keharmonisan hidup dan seluruh potensi yang termanfaatkan secara optimal berkat pertumbuhan pesat bisnis di Jogja mengalirlah "hot money"  dari berbagai belahan dunia.
1.Jogja.Inc Gotong Royong Membangun Jogja.doc
2.Jogja.Inc  Kerangka Daun.JPG 
3.JOGJA BRANDING.JPG
4.INPUT OUTPUT JOGJA INC 23 SEP 2010 a.JPG 
5.TIGA HK GLBL JOGJA INC SEP 2010.jpg 
6.BEBERAPA SAHAM 01.JPG
7.THE SYSTEM JOGJA INC 23 SEP 2010 a.JPG 
8.FENOMENA BISNIS SEKARANG JOGJA INC 23 SEP 2010.jpg
9.ENTROPI BISNIS YG SEJUK  JOGJA INC 23 SEP 2010 a.JPG 
10.MESIN EKONOMI JOGJA INC 23 SEP 2010.jpg 
11. CONTOH MENUJU JOGJA INC 23 SEP 2010.jpg
12.Turis Seminggu di Jogja.JPG
13.KESIMPULAN JOGJA INC.jpg

Hadapi Free Trade dengan Mesin Ekonomi

     Akhir-akhir ini banyak memprihatinkan keputusan pemerintah mensepakati perjanjian tentang areal perdagangan bebas seperti AFTA untuk negara ASEAN dan juga kesepakatan ACFTA atau Asean China Free Trade  Agreement.
     Permaslahan pokok bangsa ini bukan pada kesiapan kita menghadapi FTA ataupun keuntungan nihil FTA tetapi lebih terletak pada keengganan pemeintah sesegera mungkin melepas ketergantungan utama pada ekspor MIGAS dan Batubara. Saaat ini indonesia tidakpunya pilian lain kecuali bersegera menjadi bangsa  penghasil produk riel non-migas

1.Hadapi free trade dengan mesin ekonomi OPINI BISNIS INDONESIA 26042010.doc
2.Opini di BISNIS INDONESIA 26 April 2010 01.JPG

Minggu, 18 April 2010

Seminar Nasional: 1. MEMBANGUN INDUSTRI BERBASIS KERAKYATAN oleh Sutrisno


Beberapa potong bahan presentasi yang akan di sampaikan dalam Seminar Nasional:  topik: presentasi:  MEMBANGUN INDUSTRI BERBASIS KERAKYATAN oleh Sutrisno Kepala PPKI-UGM di Hotel Nikko, Jakarta, Sabtu, 24 April 2010, jam 09.00-13.00, dilanjutkan dengan MUNAS KATGAMA jam 13.00-17.00. Judul akan  "kami SETARAKAN"  dengan judul  yang lebih manis: Insinyur Membangun Kembali KEJAYAAN BANGSA INDONESIA. Berikut disajikan beberapa potongan tersebut:

1. Teori otak-kiri dan kanan, Budaya barat dan timur hingga ekonomi jaringan dan Local Wisdom?  Mind-set Agraris, Maritim dan Niaga serta kenapa Teknolog takut Entrepreneurship? Siapa yang kita anut, Soros, Greenspan, Porter, Drucker, atau Kancil dan Keong ? Silahkan downloade,
PRESENTASI_SUTRISNO_1.html

2. Apakah Teknologi Indonesia? Sekuens pembangunan teknologi ? Perekonomian distributif  dan produktif ? Rancangan business plan? Melawan jaringan Kanker ? 3 tahapan Globalisasi ?  Silahkan download
PRESENTASI_SUTRISNO_2.html

3. .... dalam pembuatan ....
klik disini

Sabtu, 17 April 2010

MEMAHAMI INDUSTRIALISASI INDONESIA



Selamat datang tamu-tamu yth,
Bapak Ibu pejuang kesejahteraan bangsa Indonesia. Perkenankan kami berbagi beberapa tulisan kecil, berupa ide, kritik, permasalahan dan solusi, ide penggugah untuk bersama-sama bertindak. Tidak hanya dalam teori, wacana ilmiah penghibur diri, pelepas rasa sesak, penghilang rasa berdosa, ..... tetapi marilah bertindak, ... berilah komentar, kemudian bersama-sama kita keluar, menyusun rencana, menggerakkan strategi dana, berprogram, menyusun jadwal dan secara riel bertindak ....

silahkan download
1. TEORI-TEORI PEMBANGUNAN EKONOMI.pdf
2. KARANG TUMARITIS WYNGPMBK UMKM 2007.pdf
3. ANALISIS Jogja Kota Perfeksionis.pdf
4. LAMPIRAN 0 MANAJEMEN SDM DAN ALJABAR RENDAH.pdf
5. LAMPIRAN A TEORI REVITALISASI EKONOMI INDUSTRIALISASI.pdf
6. LAMPIRAN B PEMENANG HADIAH NOBEL.pdf
7. LAMPIRAN C TEORI PERKEMBANGAN MANAJEMEN INDUSTRI TEKNOLO.pdf
8. LAMPIRAN D MODEL KARAKTER MANUSIA.pdf
9. LAMPIRAN E TEORI MORAL.pdf
10. Revitalization of Industrialization Economics 001E.pdf
11. 1 POLITIK TEKNOLOGI 1.pdf
12. 2 BUDAYA JAWA REFLEKSI MANAJEMEN SUPRA MODERN 1.pdf
13. ENTREPRENEURSHIP DAN KIAT PELAKSANAAN.pdf
14. INDUSTRI MANUFAKTUR AMERIKA JEPANG KOREA.pdf
15. To challenge Economic Crisis 2005 versi 22 xxx 33xxx.pdf
16. INDUSTRI JEPANG AMERIKA DAN KOREA 1111_veris 2 hlm_.pdf
17. Memaknai kembali fungsi uang KR online 1.pdf
18. Mengembangkan Industri dengan Konsep Budaya KR.pdf

Sabtu, 06 Maret 2010

Ekonomi Kebangsaan Indonesia


Perkenankan saya mengenalkan diri. Saya penulis buku
"Menuju Indonesia Pemain Utama Ekonomi Dunia (2)". Dimulai dari keprihatinan, kenapa keberingasan anak-anak, pemuda, masyarakat bahkan institusi-institusi terhormat saling beradu otot, kenapa petani, nelayan dan usaha mikro dipinggirkan. Buku sudah terbit, mencoba memberikan justifikasi eksakta lagi matematis. Akhirnya terbukti bahwa moral, kebersamaan bangsa harus ditumbuhkan. Juga diyakini bahwa teknologi, bisa diberikan pada mereka terpinggirkan ini.

Tanpa disangka teknologi dunia maya membuat kejutan, teknologi ICT ini akhirnya membuat konsep ekonomi baru, yaitu EKONOMI JARINGAN, atau NETWORK ECONOMY. Dirumuskanlah 12 Hukum Ekonomi Jaringan berikut ini. Untuk lebih detail ikuti di dunia internet ini.

12 Hukum Ekonomi Jaringan
  1. Yang pokok berteman, berkelompok dan berjaringan, wong nyatanya kalau sendirian toh kesepian dan rapuh
  2. Nilai Jaringan membesar mengikuti kwadrat jumlah anggota
  3. Nilai jaringan mengikuti hukum bunga-berbunga (eksponensial), semula merambat, mulai mengembang, kemudian meledak
  4. Di abad teknologi, penularan epidemik hanya disebabkan oleh jumlah yang cukup kecil, Jangan mengambil risiko jadi korban
  5. Bila nilai jaringan meledak dengan jumlah anggota, dengan meledaknya nilai, makin banyak lagi anggota tersedot bergabung. Lihat Facebook, Google, Blackberry
  6. Makin lama, kualitas makin baik dan makin murah. atau yang membaik mutunya, makin murah harganya
  7. Murah hati, memberi gratis pada kemanusiaan. Toh dalam membuat lebih banyak, nilai cadangan dan lebihan kan tak dihitung harganya Bermurah hatilah dan rejekipun mengalir
  8. Bergabunglah dalam jaringan dan kelompok-kelompok, di situ makin lama makin tidak mengenal siapa memimpin siapa dipimpin. Perbedaan bukan disitu, bedanya terletak apakah anda itu berjaringan/berkelompok atau tidak. Kesepian kan
  9. Patah tumbuh hilang berganti, selalu ada yang muncul. Berusahalah maksimal, jangan takut tergulung ombak
  10. Kok Mempertanyakan berjaringan itu batasnya berapa besar. Yang harus dicatat adalah bhw semuanya nanti akan berjaringan Yang sustain justru “ketidak seimbangan” itu sendiri (cokro manggilingan), innovasi dan ide baru selalu ada dan yang lamapun obselete
  11. Jangan risaukan penilaian “tidak efisien”. Dari pada menyempurnakan yang ada (tidak sumbut) lebih baik mencari peluang (ganti) unggul apa yg tersedia
Beberapa kumpula file penting yang menarik untuk didownload :

Kelompok  I
a. Urun rembug, selain pemain utama ekonomi, sekaligus pelopor gerakan anti global warming
b. Gambar Skema Teori Perkembangan Manajemen dan Filsafat Teknologi
c. Gambar Skema Otak Kiri-Kanan, Budaya Barat-Timur, Local Wisdom
d. Sebuah Paper di sampaikan menyongsong Konferensi Dunia di UGM, disampaikan ke Prof Atyanto Daroko
Kelompok II
a. Sebuah paper yang akan terbit dalam buku ke II KRPDIY, Komite Rekontruksi Pendidikan Prop. DIY
b. Sebuah paper yang telah terbit dalam buku ke I  KRPDIY, Komite Rekontruksi Pendidikan Prop. DIY
c. Bagaimana Thailand menyusun Program dan Business Plan Negeri Thailand